Turki, Negara yang Terletak Antara Eropa dan Asia



Tepat diantara Benua Eropa dan Asia, terletak negara Turki yang juga menjadi pertemuan antara Kristen dan Islam. Secara umum, permukaan wilayah negara ini bergunung-gunung. Namun, dibeberapa tempat tampak kontras antara dataran tinggi Anatolia Tengah dengan garis pegunungan Pontic di utara dan Taurus di selatan. Saat daerah yang lebih rendah di barat mengalami iklim mediterania, daerah dataran tinggi Antolia di timur mengalami iklim kontinental dengan musim dingin yang beku.

Kini, sebagian besar penduduknya tidak lagi hidup nomaden. Semenanjung Anatolia dan relief pegunungannya merupakan tempat asal para penduduk nomaden. Sektor pertanian yang masih dikelola oleh sepertiga jumlah penduduk, dikembangkan dalam bantuk pertanian biji-bijian, gula, teh tembakau dan anggur. Selain itu juga terdapat peternakan biri-biri dan kambing.

Sejak Abad XIV, Kekaisaran Ottoman yang kuat telah berkembang dari Semenanjung Anatolia hingga Eropa Balkan dan Tengah, Timur Dekat, dan Afrika Utara. Negara ini menjadi tempat berbagai aktivitas intelektual dan yang paling utama adalah kesenian. Pada abad XIX, negara ini terpecah belah akibat datangnya kekuatan Eropa sehingga lahirlah Turki Modern yang diwujudkan oleh Kemal Ataturk.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Terimakasih telah berkomentar dengan sopan